PURWAKARTA – Babinsa Koramil 1905/Jatiluhur Kodim 0619/Purwakarta, Serma Iwan Ruswanda, melaksanakan pendampingan ketahanan pangan di Kampung Cinangka RT 15/RW 05, Desa Jatiluhur, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Senin (20/07/2026) pukul 08.30 WIB.
Pendampingan tersebut difokuskan pada optimalisasi lahan pertanian padi yang dikelola Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sukahurip. Kegiatan dilakukan sebagai bagian dari upaya mendukung produktivitas pertanian dan program ketahanan pangan nasional.
Gapoktan Sukahurip yang diketuai Carman memiliki 25 anggota dan mengelola lahan padi seluas satu hektare. Tanaman padi di lahan tersebut telah memasuki usia tanam dua bulan.
Serma Iwan Ruswanda mengatakan, kegiatan utama yang dilaksanakan adalah memantau pompanisasi untuk memastikan ketersediaan air dari sungai bagi lahan pertanian. Pasokan air yang mencukupi diperlukan untuk mendukung pertumbuhan tanaman padi.
“Pompanisasi dipantau untuk memastikan air dari sungai dapat memenuhi kebutuhan lahan pertanian. Ketersediaan air harus terus dijaga agar pertumbuhan padi berjalan dengan baik, ” ujar Serma Iwan Ruswanda.
Selain memantau pompanisasi, Babinsa bersama pengurus dan anggota Gapoktan Sukahurip turut mencermati perkembangan cuaca serta kondisi perairan di sekitar area persawahan. Pemantauan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi berbagai kendala yang dapat memengaruhi tanaman.
“Kami terus berkoordinasi dengan para petani untuk memantau cuaca dan kondisi perairan. Jika terdapat kendala di lapangan, langkah penanganan dapat segera dibahas dan dilaksanakan bersama, ” tambahnya.
Berdasarkan rekapitulasi kegiatan, seluruh target lahan seluas satu hektare telah selesai diolah dan tidak terdapat lahan yang belum digarap. Capaian tersebut menunjukkan kesiapan Gapoktan Sukahurip dalam mengelola lahan pertaniannya.
Melalui pendampingan tersebut, sinergi antara Babinsa dan kelompok tani diharapkan semakin kuat sehingga produktivitas padi di Desa Jatiluhur dapat terus ditingkatkan guna mendukung ketahanan pangan daerah dan nasional. (PERS)

Updates.